Saturday, February 11, 2017

SKEMA POWER SUPPLY SIMETRIS 12V, 15V, 30V PAKAI DIODE ZENER

Alhamdulilah, akhirnya ada waktu untuk membuat postingan he..he.. Next posting kali ini adalah cara membuat power supply simetris 12v, 15v, 30v sekaligus pakai diode zener. Loh kok pakai diode zener doang? Ya betul, cukup menggunakan diode zener saja untuk menurunkan tegangannya, sehingga akan lebih praktis dan mudah dalam aplikasinya, dan tentu saja lebih murah dari segi biaya he..he.. Bagaimana, menarik bukan? Simak lebih lanjut ya.

Berawal dari ide membuat power supply simetris untuk membuat sebuah power amplifier yang sudah dikengkapi mixer, tone control, mic dan echo. Nah akhirnya mencari cara, bagaimana membuat power supply untuk aksesoris semuanya itu dalam satu trafo, sehingga lebih irit biaya? Karena semua supply tegangan aksesoris yang ada dalam power amplifier ini beragam, maka saya harus membuat power supply dengan output yang berbeda pula. Contohnya mixer dan tone control yang membutuhkan supply tegangan simetris 15V-CT-15V, kemudian pre amp mic dan echo hanya menggunakan tegangan supply +12V, ditambah lagi dengan tegangan simetris 30V-CT-30v untuk supply power amplifiernya. Bagiamana membuat tiga output tegangan yang berbeda ini hanya menggunakan satu trafo? Kira-kira bisa gak ya? Jawabnya bisa. Lanjut.

Ada banyak skema rangkaian power supply simetris untuk supply tegangan diatas, tapi saya tertarik menggunakan skema power supply simetris yang hanya menggunakan diode zener sebagai penurun tegangannya. Karena fungsi dari diode zener sendiri adalah untuk menurunkan tegangan, maka menurut saya dapat digunakan untuk membuat supply simetris dengan beragam voltase sesuai kebutuhan. Apakah aman? Jawabnya aman, asalkan pemasangan diode zenernya benar dan tidak terbalik plus minus katodanya. Jadi pemasangan diode zener ini harus lebih teliti agar tidak terjadi kerusakan.

Berikut gambar skema power supply simetris 3 output 12V, 15V, 30V menggunakan diode zener.

Gambar skema power supply simetris diatas hanya menggunakan 2 diode zener 15V sebagai penurun tegangannya dan beberapa resistor untuk penahan dan penstabil teganganya. Untuk tegangan +12V diambilkan dari tegangan out 15V yang ditahan dengan R 10ohm agar tegangan bisa turun menjadi 12V. Sebenarnya bisa menggunakan diode zener lagi untuk membuat tegangan out 12V, tapi menurut saya menggunakan R 10ohm sudah cukup untuk membuat supply 12V yang diambilkan dari tegangan 15V. Jadi semua rangkaian supply diatas dapat anda rangkai dalam satu box amplifier untuk mensupplay semua rangkaian power amplifier, mixer, tone control, pre amp mic, echo menggunakan satu trafo, jadi lebih hemat biaya he..he.. Semoga bermanfaat.

22 comments:

  1. Sumber nya 24V out nya kok bisa 30 V?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tegangan dari trafo kan AC, kemudian di DC kan, akan mengalami kenaikan tegangan mas. Itu wajar dan normal he..he.. Jadi bukan salah tulis itu mas ha..ha.. Kalau gak percaya coba sendiri deh.

      Delete
  2. Siang mas Bahar,, untuk power suplay satu trafo menggunakan dioda kiprox satu plus Elko tentunya,dibanding dua dioda kiprox plus Elko jg(masing* kanal power punya kiprox dan Elko sendiri*),sama* untuk power setereo,,ada perbedaan hasil GK z mas,mohon penjelasannya,matur suwun

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah ini pertanyaannya bagus sekali. Memang ide-ide seperti ini bikin joss he..he.. Mengenai perbedaan rangkaian supply PA menggunakan 1 kiprox atau 2 kiprox untuk PA stereo, memang saya sendiri belum coba mas, tapi dalam angan-angan saya, cara itu bisa dipakai. Mengenai kelebihan dan kekuranganya mungkin banyak pendapat, tapi menurut saya jika pakai 1 kiprox, maka supply power stereo jadi satu supply, maka mungkin akan terjadi tarik-menarik tegangan pada saat kedua chanel dinyalakan bersama-sama. Nah beda dengan pakai 2 kiprox, maka supply tegangan akan sendiri-sendiri setiap chanel terpisah, maka tegangan supply masing-masing chanel akan lebih stabil, tidak terjadi tarik-menarik tegangan, karena sudah beda kiprox dan elco, jadi tegangan lebih stabil. Terima kasih atas idenya, nanti akan saya bahas di posting tersendiri.

      Delete
  3. O iya ada yg lupa mas,, untuk power suplay menggunakan Elko sedikit(2-4 misal)dan banyak(6 keatas misalnya) itu bedanya dimana z,Krn aku sering liat kok ada yg pakai Elko sampai 12 biji,rencana aku mau nambah soalya,cm KL GK ada bedanya Kn mlh mubadzir,mohon penjelasanya z mas,suwun

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mengenai pemakaian elco pada supply power amplifier, memang lebih besar kapasitas elco lebih bagus, tapi kalau menurut saya mubadzir, kalau terlalu banyak. Karena jika dengan pakai 2 atau 4 elco tegangan sudah stabil dan suara sudah mantap, maka tidak perlu ditambah elco lagi. Mengenai perbedaan menggunakan 4 elco dan 12 elco, menurut saya tidak begitu kelihatan perbedaan suaranya. Jadi lebih baik gunakan elco secukupnya, asal tegangan sudah stabil dan suara sudah mantap tidak drop, maka tidak perlu ditambahi. Sebanyak berapa pun elco yang dipasang, jika rangkaian powernya tidak enak, maka tetap akan tidak enak hasilnya. Jadi utamakan hasil rangkaian powernya, meskipun hanya menggunakan 2 elco, tapi kalau rangkain powernya bagus, saya yakin hasil suara akan tetap bagus, meski tanpa elco banyak.

      Delete
  4. Ok matur suwun mas pencerahannya,rencana mau membuat suplay power terpisah masing* Chanel tp tetep pakai 1 trafo,karena secara logika memang jawaban mas Bahar ada benarnya jg,tentu akan lebih setabil dengan mnggunakan 2 kipro,,matursuwun mas,Jd lebih yakin sekarang hehe

    ReplyDelete
  5. Aslm,,,,,wbr
    Met mlm maskuuu

    Power 1000 watt stereo x 2 PA.
    Rencana kedua PA tsbt akan di BTL,soalx buat sound.
    Bisa ndk power tersebut stelah di BTL di jadikan stereo dlm 1 box, maksudku canel A PA BTL satunya DAN CANEL B BTL satunya lg.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waalaikumsalam. Bisa mas, jadi anda perlu 2 power stereo untuk di btl atau 4 power mono untuk di btl. Mau buat power besar ya mas he..he.. Hati-hati speakernya loh ya, jangan salah konek ha..ha.. Nanti keluar jin nya he..he..

      Delete
    2. Tapi kalau power BTL di BTL lagi, menurut daya gak bisa mas.

      Delete
  6. Artikelnya sangat membantu dan menambah wawasan saya tentang elektronik. Apalagi sekarang saya lagi belajar rakit power amp. Lanjutkan ..............

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lanjut terus pantang mundur he..he.. Terima kasih juga mas sudah berkunjung di blog ini.

      Delete
    2. Ada yang lupa mas, dioda zenernya yang berapa watt yang di pakai?

      Delete
    3. Kalau ada pakai yang 1 watt. Kalau gak ada boleh pakai yang biasa 1/2 watt.

      Delete
  7. Met malam mas. Saya baru belajar rakit power amp, pake trafo donat 21v ct 21v dan kit power ocl sx200. Sudah saya rakit, total tegangan setelah simetris sekitar 56v. Setelah saya coba pake speaker 3inch 8ohm, tegangan turun di sekitar 50v, kadang sampai 48v. Baru sebentar tes tr final sudah hangat. Apakah power amp saya kekurangan daya n yang ideal pake daya berapa volt? Terus kalo di konek ke op amp macintosh (box terpisah) malah dengung dan saat potensio di pegang bunyi terrrrrtt, tu apanya yang salah mas? Rencana mau pake untuk speaker jvc 6inch 100w 3ohm.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ground power dan ground pre amp belum terkonek dengan benar.

      Delete
  8. Saya niatnya memang mau pe;ajari lebih tentang rakit power yang benar. Untuk kasus di atas, pernah say tes pake speaker jvc 6inch 100w 3omh sama speaker biasa 8inch, wattnya g' tau persis, tone bass baru di putar sedikit daun speaker sudah getar g' karuan dan suara jadi ada bunyi dreeet dreet.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba nyalakan power saja mas tanpa tone control, normal gak bunyinya?

      Delete
  9. Maaf mas baru balas, soalnya semalam mati lampu. Kalo tes tanpa tone, suara normal. Saya tes pake speaker woofer 100w, volume dan bass di putar kurang dari setengah, suara bass ilang karena daun speaker bergetar liar dan ada suara breek breek dari dalam.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berarti power normal, problem di tone controlnya mas. Cek lagi kabel ground tone control, apakah sudah konek ke ground power. Konek juga ke box ampli.

      Delete
  10. minta krmi rangkaian/ laiyout PCB nya....biar nanti dicoba buatin pcb sndiri

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak sempat buat mas. Selama ini langsung rangkai saja tanpa pcb. Jika anda ingin dipasang di pcb, maka harus design dulu layoutnya he..he..mohon maaf saya belum ada layoutnya.

      Delete