Tuesday, January 31, 2017

TV SAMSUNG 21" ULTRA SLIM FIT DNIe Jr kadang mati sendiri

Mohon maaf semua, karena hampir kurang lebih setengah bulan off  dari kegiatan online gara-gara Hp-nya modar alias rusak he..he.. Next posting kali ini dapat garapan tv samsung ultra slim fit DNIe Jr dengan problem kadang mati-mati sendiri selang beberapa menit. Saya pikir problem seperti ini gampang-gampang susah, karena biasanya disebabkan karena solderan retak. Tapi ternyata tidak semudah itu, hampir seminggu tv ini opname di ruang kerja saya dengan kerusakan yang misterius he..he.. Tidak kunjung sembuh, jadi perlu diobrak-abrik semua komponennya.

Pengecekan awal di mulai dari bagian  regulator. Menggunakan STRW6753, kadang juga bisa menyebabkan problem seperti ini. Penggantian beberapa elco bagian regulator tidak membuahkan hasil, penggantian semua diode dan diode zener area regulator hasilnya juga nihil, penggantian optocopler 817 dan tr K431 juga tidak bereaksi apa-apa. Terakhir ganti STRW6753 dengan yang baru tidak ada hasil. Mumet juga yah he..he.. Lanjut.

Di sini mulai agak bingung, karena hampir semua komponen area regulator diganti tidak ada hasilnya dan problem masih tetap ada, malah kadang mati total, tapi lampu indikator nyala normal, tapi tv tidak mau nyala. Waduh lah kok tambah parah. Lanjut cek tr horisontal ternyata short. Kemudian lepas tr horisontal dan beban pada B+ untuk cek tegangan. Tegangan B+ terukur 150V, tegangan yang lain drop dan berdenyut. Coba ganti semua elco sekunder regulator tidak ada hasil, lanjut cek semua diodenya normal. Pengecekan ic KIA78R05 tegangan drop pada bagian ini. Coba ganti ic KIA78R05 tidak ada hasil.

Akhirnya coba pasang kembali tr horisontal dengan yang baru, kemudian nyalakan. Lampu indikator normal tidak protek, tapi layar tidak mau nyala. Kemudian lepas lagi tr horisontal, lanjut cek bagian oscilator horisontal output. Dimulai dari out tr driver horisontal tidak keluar tegangan, di sini mulai ada titik terang. Lanjut cek out horisontal dari ic program, keluar tegangan, tapi naik-turun tidak stabil. Cek tegangan tr driver horisontal tidak keluar, nahh ini malingnya ketemu. Cek tr driver horisontal normal, tapi kenapa tegangan supply tidak keluar pada titik ini? Penyebab kerusakan akhirnya ketemu setelah dilakukan pengangkatan trafo horisontal dan dilakukan pengukuran pada bagian lilitan primer dan sekundernya, ternyata lilitan trafo horisontal pada bagian primer putus.

Setelah dilakukan pembongkaran trafo horisontal, terlihat kawat tembaga bagian primer korosif dan berjamur menjadi penyebab putusnya lilitan ini. Setelah dilakukan penyambungan ulang pada lilitan primer ini, tv sudah bisa nyala normal kembali. Berikut ini adalah data tegangan output tv samsung slim dnie jr, untuk membantu pengecekan semua tegangan pada tv ini.

1. Regulator ACmatic STRW6753
- pin 1 : 277V
- pin 2 : GND
- pin 3 : 18V
- pin 4 : 0V
- pin 5 : 1,72V
- pin 6 : 0V

2. Optocoupler PC817
- pin 1 : 5,41V
- pin 2 : 4,33V
- pin 3 : 2,74V
- pin 4 : 12,78V

3. Out regulator posisi standby
- katoda D 811 : 117,3V
- katoda D 807 : 7,14V
- katoda D 804 : 6,1V
- katoda D 802 : 12,6V

4. Out regulator posisi ON
- katoda D 811 : 119,6V
- katoda D 807 : 10,9V
- katoda D 804 : 6,1V
- katoda D 802 : 10,9V

5. Optocoupler PC817 posisi ON
- pin 1 : 9,17V
- pin 2 : 8,14V
- pin 3 : 2,17V
- pin 4 : 14,87V

6. IC vertikal LA7040
- pin 1/input : 0,57V
- pin 2/VCC : 15,42V
- pin 3/pump-up : -12,11V
- pin 4/GND : -14,42V
- pin 5/OUT : -0,35V
- pin 6/VCC out : 15,88V
- pin 7/non inverting input : 0,59V

7. Flyback BSC25-0218N/AA26-00317A
- Colector
- B+120V
- NC
- 200V/179,5V
- GND
- Heater : 3,5VAC
- -16.5V
- 16,5V
- ABL : 2,1V

8. Socket kabel RGB
- BK : 2,08V
- GK : 2,18V
- RK : 2,20V
- GND
- GND
- AKB : 15V
- GND
- Heater : 3,5VAC
- 200V/179,6V

9. Tuner
- AGC : 4,1V
- SCL : 3,2V
- SDA : 3,2V
- B+5V : 4,8V
- B+33V : 32,4V
- IF out

10. IC 804 KIA78R05
- pin 1/IN VCC : 6,1V
- pin 2/OUT : 4,2V
- pin 3/GND
- pin 4/Switch : 3,5V

11. Transistor Q 804 D2073
- basis : 3,9V
- colector : 10,9V
- emotor : 3,3V

12. Trafo driver horisontal
- IN VCC : 14,7V
- Colector transistor driver : 14V
- Out ke basis transistor horisontal : 2VAC

Penyebab kerusakan tv samsung diatas adalah pada saat pengecekan no.12 pada bagian trafo driver horisontal terukur pada pin colector transistor driver horisontal 0V, yang seharusnya terukur tegangan 14V. Disebabkan lilitan tembaga pada bagian primer trafo driver horisontal putus. Setelah dilakukan penyambungan, tv sudah normal kembali. Semoga bermanfaat.

21 comments:

  1. Salam mas Bahar, mau tanya tp melenceng Dr judul nih mas,, power blazer 2x500 ,Sanken total 4 set 2sa1295,2sc3264,trafo 15A ct 45,saat ini aku pake yg 40v Dr trafo,misal saya mau modif bridge agar setereo tentu nambah power 2x500 lg,berarti snken total 8set,pertanyaan saya volt Dr trafo nanti aku pake 40/45 mas, trs trafo 15A pampu gak z buwat suplay power bridge saya nanti

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menurut saya masih mampu mas. kalau mau BTL, pakai tegangan rendah dulu mas, pakai tegangan 25v-ct-25v dari trafo, lihat dan amati setiap komponen panasnya normal apa tidak? Jika semua normal, maka tegangan bisa dinaikkan bertahap, sambil mengamati semua komponennya. Jika normal semuanya, baru bisa menggunakan tegangan 45v. kalau pakai tegangan langsung 45v, takutnya ada sedikit problem pada btlnya, maka bisa menyebabkan kerusakan seketika, dan bikin bingung ngeceknya. Mending pakai tegangan rendah dulu, baru dinaikkan secara bertahap voltasenya. Jikalau ada problem, komponen masih bisa bertahan dan tidak rusak.

      Delete
  2. Ok, suwun mas,, kebetulan aku jg mau nambahin protektor speaker di powerku,mau nanya lagi mas,untuk protektor itu smua sama atau beda*, mksdt saya untuk power ukuran kecil dan besar itu sama saja atau harus pakai protektor yg khusus untuk power watt besar?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama saja mas. Tergantung kekuatan relaynya.

      Delete
  3. O iya,, power yg di BTL itu jalur - dan + untuk speaker nya itu gmn bedakan nya z mas, coal nya itu kan jalur nya Dr out L dan R power?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk out speaker - diambil dari power yang inputnya terhubung dengan ground. Out satunya jadi +.

      Delete
    2. Ok,matur nuwun mas atas semua pencerahannya

      Delete
  4. Salam mas Bahar,pemasangan protektor SP yg benar pada power BTL gmn z mas,aku pasang yang dari out power(+)ke inpt protektor, trs yg out power (-) ke ground protektor,alhasil sekring yg ada di jalur + volt pada driver power ko putus,salahku dimana z mas,mohon bimbingannya ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau sudah di btl, out speaker gak usah pakai ground mas. Ambil out power positif speaker saja yang masuk speaker protektor, kemudian minus power tetap terkonek ke minus speaker. Ground protektor biarin tidak dikonek. Jadi intinya pakai positifnya saja, minus speaker tetap konek ke power. Kesalahan yang terjadi diatas adalah anda memasang ground speaker pada power btl, karena sudah btl seharusnya speaker sudah tidak terkonek ke ground lagi, tapi konek ke minus out power btl. Nah itu beda dengan ground, dan jangan disatukan antara ground dan minus out power btl.

      Delete
  5. Ooo GT,Ok matur suwun mas,sangat membantu otak ku yg terbatas ini,hehe

    ReplyDelete
  6. Pagi mas Bahar,sekedar penasaran saja saya mas,jalur tr final power Blazer kok beda dengan power lain z mas,(maksud saya supply masuk ke kaki emitor, sehingga output jalur speaker keluar dari kaki kolektor),biasanya Kn emitor untuk out/speaker,suplay kolektor(seperti di foto mas Bahar yg cara paralel tr final itu lho)nah ini cukup membingungkan bagi saya mas,,mohon penjelasannya mas agar ilmu aku nambah lagi hehehe,suwun mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang ada koneksi tr final supply pakai emitor dan out speaker pakai colector. Gak perlu bingung, cara paralelnya sama saja, tinggal ikuti koneksi tr final yang pertama. Jika emitor untuk supply, ya tinggal ikuti emitor tr final yang lainnya. Begitu juga dengan colector dan basis. Jadi itu memang jenis powernya seperti itu, ya ikuti saja seperti koneksi pada pcb yang ada, jangan dirubah pakai skema saya he..he.. Beda mas.

      Delete
  7. Wokeee,,, makasih penjelasannya mas bahar

    ReplyDelete
  8. Kang saya jg ad tp sanken 29"kadang2 mati sendiri udah saya solderin yg retak2 sekarangstanbay gak nyala,tp layar nya nyala cekung kanan kira

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cek tegangan b+ berapa? Cek elco 160v b+, cek kapasitor damper horisontal. Sepertinya tegangan tidak stabil itu mas.

      Delete
  9. Mlm kang. Mau tanya. Saya punya tv LG. Saat di on mati lg ke stnby. Di on kan lg mati lagi ke standby. Dulu pernah begitu kang tp kelihatan ada elko yg rusak trs saya ganti elkonya yg di dekat ic fertikal. Dan pernah rusak lg ic fertikal pecah belah. Saya ganti ic fertikalnya sama elkonya lg karna elkonya jg rusak lg. Mau nyala normal tp cuma bertahn stgh bulan sekarang rusak lg mati standby lg. Kira2 apanya ya kang. Sebelumya terimakasih kang atas jawabanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba cek lagi ic vertikal dan elconya. Mungkin ic vertikal overheating, sehingga bisa rusak lagi. Atau memang ada kerusakan lain mas. Silahkan di cek saja.

      Delete
  10. Ok kang trimakasih. Sudah nyala tvnya. Jgn bosan ya dengan pertanyaan2 saya. Hehehe. Blog ini sangat banyak membantu saya dalam belajar tentang elektronik. Sekali lg trima kasih banyak kang. Saya gk bisa ngasih apa2 smoga alloh yang membalas kebaikan kang bahar dimudahkan dalam segala hal. Amin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiin. Terima kasih juga mas, sudah berkunjung di blog ini.

      Delete
  11. Mas bahar..yg keren..nih saya ada problem persis hampir sama sama postingan mas bahar...cuma samsung ini 29in..ketika dihidupkan selang beberapa menit mati sendiri lalu hidup kembali dg sendirinya dibarengi suara gemeretak...trek...trek...kalau sudah lama panas dia tidak mati mati..kira kira sama ng tuh problemnya sama mas bahar..mohon pencerahan master...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin banyak disebabkan solderan kendor mas. Pada area kaki flyback, area regulator. Jadi coba solder ulang dulu. Kemudian coba ganti elco area primer regulator dan sekunder, jika terlihat elco mengembung bisa langsung diganti mas.

      Delete