Wednesday, February 26, 2014

Jumpa kembali sob di blog ecek-ecek. Posting kali ini mau berbagi info bagaimana cara memperbaiki lampu emergency jenis led yang rusak. Sudah pernah saya ulas pada posting sebelumnya mengenai lampu emergency tapi jenis lampu neon dengan rangkaian inverter di dalamnya.
Seiring perkembangan teknologi jenis lampu neon terganti dengan jenis lampu led yang sangat hemat energi karena konsumsi daya wattnya yang kecil. Lampu emergency jenis neon akhirnya juga mengarah kesana karena lebih hemat daya dan biaya. Perbedaan dari jenis neon dan led terletak pada rangkaian inverternya. Lampu emergency led tidak menggunakan rangkaian inverter. Sehingga lebih mudah dalam hal perbaikannya. Kerusakan yang sering terjadi adalah lampu led tidak menyala semuanya atau sebagian. Biasanya ada dua led besar dan kecil. Led yang besar sering kali mati karena butuh daya agak besar karena dipasang seri. Sehingga tegangan baterai harus stabil di 6volt. Jika tegangan baterai drop maka lampu led akan mati.
Bagian terpenting yang harus di cek adalah :

1. Baterai -> pastikan baterai dalam kondisi normal tidak drop. Cek menggunakan avometer harus ada tegangan 6volt. Jika tegangan di bawah 6volt bisa dipastikan baterai drop. Silahkan ganti baterai baru.

2. Kabel -> pastikan kabel tidak ada yang putus. Jika ada salah satu kabel saja ada yang putus dipastikan lampu led akan mati.

3. Saklar -> sering kali terjadi saklar tidak berfungsi dengan baik disebabkan berkarat. Silahkan semprot dengan cairan  pembersih atau ganti saja dengan yang baru.

3. Lampu led -> biasanya ada salah satu yang mati. Cek satu persatu led dengan avometer skala 1x. Jika lampu menyala berarti ok.

4. Kerusakan rangkaian charger baterai -> jika rangkaian charger rusak, otomatis baterai tidak dapat di charge, akhirnya lampu mati karena tegangan baterai habis. Yang satu ini setiap emergency lamp mempunyai rangkaian charger berbeda. Ada  tiga jenis rangkaian charger. Yang pertama menggunakan trafo, kerusakan bisa disebabkan trafo rusak atau mati. Yang kedua menggunakan switching power supply, yaitu power supply menggunakan rangkaian elekteonik, jarang terjadi kerusakan. Yang ketiga ini paling simple dan gampang rusak. Yaitu menggunakan kapasitor milar diparalel dengan resistor kemudian masuk ke diode sebagai penyearah, kerusakan yang sering terjadi pada kapasitor milarnya short kadang juga nilainya menurun. Biasa dipakai untuk lampu emergency led ukuran kecil atau jenis lampu senter dan dipakai juga untuk charger raket nyamuk. Silahkan ganti saja milar baru, sesuaikan nilai ukurannya. Ganti juga resistornya.

Dari semua jenis kerusakan yang paling sering saya temui adalah karena baterai drop. Sedikit banyak juga karena rangkaian charger rusak. Memang ada sedikit rangkaian elektroniknya. Tapi itu bukan inverter melainkan rangkaian charger baterai dan otomatis jarang rusak.

2 comments:

  1. salam kenal,

    lampu emergency saya yang led 16 buah itu sekarang mati, saya sudah buka dan ternyata baterenya yang ada tulisan ONTERUS, kira kira dimana saya bisa mendapatkan batere seperti ini? terima kasih

    ReplyDelete
  2. Silahkan bawa aja contohnya di toko elektronik...yang penting ukuran dan bentuknya sama...juga voltase sama...

    ReplyDelete